Selasa, 02 Juli 2013

percobaan network scanning dan probing

Praktikum Network Security (Network Scanning dan Probing)




A. Percobaan menggunakan perintah-perintah untuk footprinting (poin 1)

 # nslookup www.google.com

menunjukkan bentuk asli atau IP dari sebuah DNS seperti pada praktikum ini digunakan alamat atau situs www.pcr.ac.id.


# dig www.google.com


Minggu, 23 Juni 2013

Penjelasan Menu-MEnu Monitorig pada NAgios

Berikut ini akan dijelaskan mengenai parameter-parameter untuk memonitoring pada nagios

  • Map
 Pada menu monitoring ini yang dapat kita lihat adalah host-host yang kita monitoring jika host yang kita monitoring berwarna hijau berarti host dalam keadaan up dan jika host berwarna merah berarti host mengalami gangguan koneksi atau down

  • Host State INformation
PAda menu ini dapat dilihat status dari salah satu host yang ingin kita lihat status nya saat ini,seperti yang dapat dilihat pada gambar di atas bahwa status dari host tersebut adalah Up dan diberi juga informasi apakah host tersebut mengalami flapping atau schedule down dan status nya No yang menjelaskan bahwa host tersebut berjalan dengan baik.

  • HOst State status dan Service state status
 
 
Pada menu ini dijelaskan pada host state status berapa jumlah dari host yang kita monitoring saat ini,dana pada host state status ini juga di informasikan berapa jumlah host yang Up dan Down.DAn pada service state status dijelaskan mengenai proses service yang dijalankan pada jaringan tersebut,dan dapat dilihat informasi mengenai service yang dalam keadaan OK maupun yang dalam keadaan critical.
 
  • All Servers,Debian GNU/LInux servers dan HTTP Servers
 
Pada menu monitoring ini dapat dilihat keadaan all server,yang menjelaskan atau menginformasikan tentang keadaan seluruh host dan tampak host satu dan tiga mengalami down dan pada service juga dilihatkan berapa jumlah criticalnya.Sebenarnya ini adalah hubungan dari host state status dan service state status sebelumnya yang menjelaskan tentang berapa jumlah service yang berhasil atau gagal.Dan itu juga berlaku pada debian GNU/Linux service.
  • Status Summary For All Host Groups

Menu ini adalah rangkuman dari beberapa menu monitoring di atas yang merangkum semua informasi seperti monitoring pada all host,GNU/Linux,HTTP,Ping dan SSH servers.
  • NAgios Service Unhandle

Pada menu ini dijelaskan informasi mengenai kegagalan service yang didapat oleh masing-masing host yang dimonitoring seperti disk space,ping dan ssh
  • NAgios Trend
MEnu monitoring ini menjelaskan tentang aktivitas host sesuai dengan rentang waktu yang kita inginkan dan dapat dilihat bahwa pada grafik di atas menunjukkan bahwa host belum melakukan aktivitas.
 
 
Mungkin ini saja yang dapat saya jeaskan kiranya dapat menambah wawasan kita semua :)






 
 

Minggu, 16 Juni 2013

Monitoring Jaringan Menggunakan NAGIOS


 
 

  NAGIOS

1.1 Pengertian NAGIOS
 
Nagios merupakan suatu host dan service yang di design untuk memonitoring keadaan suatu jaringan atau bisa memonitoring masalah-masalah pada suatu host tertentu yang ingin kita monitoring. Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan, memberi peringatan jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan tersebut membaik.

Nagios sudah memiliki sejumlah fitur, yang membuat aplikasi monitoring ini bersifat cukup powerfull.Beberapa fitur yang dimiiiki Nagios, antara lain:
  • Dapat digunakan untuk memonitor service jaringan (SMTP, POP3, HTTP, NNTP, PING).
  • Dapat digunakan untuk memonitor penggunaan host resource (processor load, penggunaan memory dan harddisk, proses yang sedang berjalan, file log, dan sebagainya).
  • Memiliki desain plugin yang simple, yang mengizinkan user dengan mudah men-developm etode pemeriksaan host dan service milik mereka.
  • Memiliki kemampuan untuk mendefinisikan hiraerki host jaringan, yang mengizinkan pendeteksian dan pembagian antara komputer host yangdown, dan yang tidak down.
  • Memiliki kemampuan untuk mendefinisikan penanganan kejadian yang akan dijalankan, sebelum terjadi permasalahan pada komputer host.
  • Memiliki kemampuan untuk mengenali problem melalui tampilan berbasis web.
   
1.2 Penginstalan NAGIOS

Pada proses pengistallasian nagios ini diperlukan juga aplikasi apache2 sehingga dalam proses pengisntalasian nagios juga harus terdapat proses penginstalasian apache2.
Adapun proses atau langkah-langkah instalasi NAGIOS dapat dilihat pada prosedur di bawah ini:

  • Pertama-tama kita mulai dengan sudo su
  • lalu masukkan password root kita
  • install nagios dengan perintah "apt-get install nagios3"
  • lalu seperti yang sudah diterangkan di atas maka kita akan menginstal apache2 dengan perintah "apt-get install apache2"
  • konfigurasi selanjutnya adalah "nano /etc/nagios3/conf./localhost_nagios2.cfg,dan selanjutnya akan muncul seperti gambar di bawah ini






Pada gambar di atas terdapat beberapa pengaturan yang dilakukan,seperti pengubahan nama hostname yang pada system default nya bernama localhost menjadi satu dan dua yang mana tergantung dari kebutuhan dari pengguna dalam memudahkan proses monitoring.JUga memasukkan IP address dari PC yang akan kita monitoring.
  • Selanjutnya adalah perintah "nano /etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg"
       dan akan muncul gambar seperti di bawah ini

PAda proses di atas dapat dilihat bahwa members kita masukkan hostname yang telah kita ubah tadi
  • selanjutnya perintah "nano /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg " dan akan muncul seperti di bawah ini



Pada proses dia atas kita menambahkan define ping pada hostgroup seperti gambar di atas dan jangan lupa setelah itu lakukan proses restart dengan perintah "/etc/init.d/nagios3 restart"

  •  lalu melakukan proses penggantian password pada nagios dengan perintah
    "htpasswd -c /etc/nagios3/htpasswd.users nagiosadmin" dan akan tampak seperti gambar di bawah ini
 




  • lalu masukkan perintah "http:/localhost/nagios3" dan akan tampil perintah login seperti gambar di bawah ini:  
 


 
Setelah Proses login selesai maka akan muncul tampilan seperti berikut


Dan setelah itu klik map dan akan muncul tampilan sebagai berikut


Pada gambar di atas menjelaskan host yang kita monitoring jika berwarna hijau berarti host sedang beroperasi,sedangkan jika berwarna merah berarti host sedang down,dan keterangan jika di klik kedua host akan muncul jendela informasi sebagai berikut




 
Sekian penjelasan saya mengenai nagios,kurang lebih nya mohon maaf
Thank you :)


Selasa, 28 Mei 2013

cacti

Cacti adalah salah satu aplikasi open source yang menrupakan solusi  pembuatan grafik network yang lengkap yang didesign untuk memanfaatkan kemampuan fungsi RRDTool sebagai  peyimpanan data dan pembuatan grafik. Cacti menyediakan pengumpulan data yang cepat, pola grafik advanced, metoda perolehan multiple data, dan fitur pengelolaan user. Semuanya dikemas secara intuitif, sebuah interface yang mudah digunakan  mudah dipahami untuk local area network hingga network yang kompleks dengan ratusan device.

Ada beberapa paket yg menjadi depedensi ketika kita akan menginstall cact
i diantaranya adalah :

  • Apache 2 sebagai web Server dan php supportnya.
  • Mysql Server dan php support.
  • RRDTool.
  • Cacti (latest version).
  • Sebelum lanjut ke tahap instalasi jangan lupa untuk memperbarui source repository anda terlebih dahulu.

Cara Instalasinya :

  • Install apache2 web server dengan php supportnya, dengan cara : apt-get install apache2 apache2-common apache2-mpm-prefork apache2-utils libapache2-mod-php5 php5-cli php5-common php5-cgi 
  • Install mysql server dengan php support, dengan cara : apt-get mysql-server mysql-client libmysqlclient16-dev php5-mysql make gcc g++  cgilib libfreetype6 libttf-dev libttf2 libpngwriter0-dev libpng3-dev libfreetype6-dev libart-2.0-dev snmp
  • Install RRDTool  : aptitude install rrdtool
  • Install Cacti dengan : aptitude install cacti 
 Pada saat proses installasi mysql nanti akan ada form untuk pengisian password “root” mysql nya, isi saja sesuai dengan keinginan anda dan databasenya akan otomatis ter-create ketika proses instalasi Cacti nya. Pastikan semua paket yg diinstall itu tidak mengalami error dan failed. Setelah itu maka langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi cactinya. dengan cara diakses via browser dengan alamat http://ip-server/cacti atau kalau dari localhost gunakan url : http://localhost/cacti/ maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini :


Gambar 


klik next saja dan akan lanjut pada gambar dibawah ini:


Gambar 

terdapat dua pilihan padamenu drop down, pilih saja yg new install, lalu tekan next.
  



Gambar

Jika instalasi berjalan lancar tanpa adanya erorr maka langkah selanjutnya bisa langsung menekan tombol finish.


Gambar

Selanjutnya isikan user name dengan "admin" dan nama anda sebagai password

 Gambar

Selanjutnya akan tampil tampilan awal dari cacti




Klik menu device dan kemudian klik add (sebelah kiri atas), Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini setelah itu silakan isi.

  • Description : Isikan nama device yang akan dimonitoring (Gateway).
  • Hostname : Isikan IP Address dari device yang akan dimonitoring (Gateway).
  • Host Template : Pilih “Local Linux Machine” atau ucd/net SNMP Host jika device yang akan dimonitoring PC biasa seperti windows client.
  • SNMP Version : Pilih sesuai versi SNMP yang di setup di device Gateway, dalam hal ini version
          SNMP Communitiy : umumnya pakai “public” tapi jika memang di set lain, tinggal menyesuaikan.



Pada bagian “associated data query” pilih “add data query=SNMP- Interface Statistic” dengan “index method=Uptime Goes Backward” lalu klik add
Kemudian untuk memastikan SNMP nya jalan di device tersebut, klik “verbose query” pada bagian “associated data query” di SNMP-Interface Statistic. Jika tidak ada error di SNMP (lihat bagian paling bawah kanan) klik save. Seperti gambar dibawah ini :

 



Kemudian pada menu device klik device yang sudah kita buat yaitu gateway, selanjutnya klik “create graphs for this host. Seperti tampilan dibawah ini :



Pada bagian data query [SNMP-Interface statistic] centang bagian interface dari device gateway yang akan ditampilkan grafik trafiknya. Pada bagian select graph type, pilih “In/Out Bits with total bandwidth” atau pilih sesuai selera. Dan klik create.
Kemudian untuk menampilkan di graph tree, pada bagian graph management pilih host:gateway yaitu device yang sudah dibuat sebelumya. Centang semua graph yang muncul dan di bagian action pilih “Place on a Tree” klik go. Seperti gambar dibawah ini :


 Selanjutnya akan timbul tampilan Place on a Tree (Default Tree).



Kemudian tampilan di graph akan muncul device gateway, pada waktu awalnya memang grafiknya tidak muncul langsung karena perlu waktu untuk query data ke device gateway. Setelah beberapa menit akan muncul trafik data untuk tiap interface yang sudah kita centang sebelumya pada langkah 16. Berikut adalah datanya yg saya MONITORING di campus seperti yg saya centang sebelumnya pada langkah 16 juga.

Dan setelah proses di atas,akan muncul grafik trafic pada router PCR seperti gambar di bawah ini:






Dan berikut hasil monitoring cacti untuk localhost:





Agar dapat memperoleh hasil monitoring trafic localhost seperti di atas,yang harus dilakukan adalah dengan mengubah IP address gateway menjadi IP kita sendiri.

Selasa, 14 Mei 2013

Konfigurasi SNMP dan MRTG di UBUNTU 12.04



SNMP & MRTG

Saat sebuah jaringan komputer dan aktifitas yang dipakai besar, kita membutuhkan suatu manajemen jaringan.Diperlukanlah SNMP dan MRTG, untuk memonitor jaringa tersebut. SNMP atau disingkat Simple Network Management Protocol ialah suatu protokol yang dirancang untuk membantu administrator dalam memonitor dan mengatur jaringan secara efisien dan optimal didalam satu kondisi saja.

Kemudian MRTG atau disingkat Multi Router Traffic Grapher ini adalah tool yang digunakan untuk melihat seberapa besar paket yang lewat baik yang masuk maupun  yang keluar.

Konfigurasi SNMP

1. Masuk ke Terminal
2. Lakukan perintah : $ sudo su
3. Lalu, masukkan password
4. Sebelumnya delete terlebih dahulu snmp, snmpd maupun mrtg.
    Dengan perintah : #apt-get remove snmp snmpd --purge
                           : #apt-get remove mrtg --purge
5. SNMP siap di install
    Dengan perintah : #apt-get install snmpd

6. Selanjutnya, lakukan perintah : # nano /etc/snmp/snmp.conf
7. Setelah itu tambahkan
    rocommunity snmp@key 192.168.1.100
    rocommunity snmp@key 127.0.0.1
    sebelum System Information

8. Setelah langkah di atas,restart snmp dengan perintah
    /etc/init.d/snmpd restart
9. Lalu tes dengan snmpwalk
    snmpwalk -v 1 -c snmp@key -O e 127.0.0.1


Inilah hasilnya,

iso.3.6.1.2.1.1.1.0 = STRING: "router"
iso.3.6.1.2.1.1.2.0 = OID: iso.3.6.1.4.1.14988.1
iso.3.6.1.2.1.1.3.0 = Timeticks: (63421400) 7 days, 8:10:14.00
iso.3.6.1.2.1.1.4.0 = STRING: "PUSKOM"
iso.3.6.1.2.1.1.5.0 = STRING: "Router-PCR"
iso.3.6.1.2.1.1.6.0 = STRING: "IT-Room"
iso.3.6.1.2.1.1.7.0 = INTEGER: 78
iso.3.6.1.2.1.2.1.0 = INTEGER: 24
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.1 = INTEGER: 1
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.2 = INTEGER: 2
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.3 = INTEGER: 3
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.4 = INTEGER: 4
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.5 = INTEGER: 5
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.6 = INTEGER: 6
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.7 = INTEGER: 7
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.8 = INTEGER: 8
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.9 = INTEGER: 9
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.10 = INTEGER: 10
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.11 = INTEGER: 11
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.12 = INTEGER: 12
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.13 = INTEGER: 13
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.16 = INTEGER: 16
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.17 = INTEGER: 17
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.18 = INTEGER: 18
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.19 = INTEGER: 19
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.20 = INTEGER: 20
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.21 = INTEGER: 21
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.22 = INTEGER: 22
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.23 = INTEGER: 23
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.24 = INTEGER: 24
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.25 = INTEGER: 25
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.1.26 = INTEGER: 26
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.1 = STRING: "Internet-Elearning-Server"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.2 = STRING: "Internet-Hosting2"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.3 = STRING: "DMZ"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.4 = STRING: "Staf-Puskom"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.5 = STRING: "Internet-Hosting-Server"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.6 = STRING: "LAB"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.7 = STRING: "Kelas"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.8 = STRING: "Publik"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.9 = STRING: "Staf-Admin"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.10 = STRING: "Perumahan"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.11 = STRING: "Internet-WanXP-2"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.12 = STRING: "Internet-DNS-Server"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.13 = STRING: "Internet-WanXP"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.16 = STRING: "Lab-R236"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.17 = STRING: "Lab-R313"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.18 = STRING: "Lab-R316"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.19 = STRING: "Lab-R317"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.20 = STRING: "Lab-R319"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.21 = STRING: "Lab-R320"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.22 = STRING: "Lab-R323"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.23 = STRING: "Lab-R324"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.24 = STRING: "Lab-R329"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.25 = STRING: "Lab-R330"
iso.3.6.1.2.1.2.2.1.2.26 = STRING: "Internet-Bridge-IP"



Selanjutnya

Konfigurasi MRTG

  1. Install aplikasi mrtg
    # apt­get install mrtg
  2. Direktori kerja mrtg berada di /var/www/mrtg, sedangkan konfigurasinya berada di /etc/mrtg.cfg
  3. Langkah awal adalah melakukan pengecekan target, apakah sudah ada snmp agent atau belum (contoh IP 10.252.108.1)                                          # snmpwalk ­c public ­v 1 localhost
  4. Apabila snmp agent sudah terdeteksi, kita akan membuat konfigurasi mrtg dengan perintah “cfgmaker”
    # cfgmaker public@localhost > /etc/mrtg.cfg
  5. Kemudian kita harus membuat file index.html di direktori /var/www/mrtg
    # indexmaker ­­--output=/var/www/mrtg/index.html /etc/mrtg.cfg 
  6. Kemudian jalankan perintah “mrtg”
    # mrtg
  7. Akses dengan web browser alamat “http://localhost/mrtg/”
  8. Tunggu 10 menit hingga keluar hasil di website tersebut                                 DAn hasil nya dapat dilihat seperti gambar di bawah ini                                                                                                                                                                          
  9. selanjutnya untuk mengubah MRTG Localhost ke MRTG router maka perlu mengubah perintah sebagai berikut.                                                                 # nano /etc/snmp/snmpd.conf                                                                       dan ubah  rocommunity public localhost                                                  menjadi #  rocommunity public localhost                                                   
  10. Lalu mengubah perintah localhost menjadi alamat gateway dari router,seperti berikut
     # cfgmaker public@172.16.30.1 > /etc/mrtg.cfg
  11. Lalu jalankan perintah berikut
    # indexmaker ­­output=/var/www/mrtg/index.html /etc/mrtg.cfg
  12. Selanjutnya jalankan perintah untuk pengecekan MRTG
    #mrtg
  13. JIka terjadi error pada mrtg dan ada perintah untuk memasukkan env LANG=C /usr/bin/mrtg /etc/mrtg.cfg
         maka dibuat # sudo env LANG=C /usr/bin/mrtg /etc/mrtg.cfg
  14. Setelah itu jalankan ulang perintah
        # indexmaker ­­output=/var/www/mrtg/index.html /etc/mrtg.cfg
  15. Akses dengan web browser alamat “http://localhost/mrtg/”


Hasil Grafik yang didapatkan










 Dari hasi gambar di atas dapat diihat bahwa router pada PCR memiliki interface yang banyak,sehingga menampilkan aktivitas penggunaan internet pada beberapa daerah cakupan router.